Kamis, 15 Agustus 2013

tips foto portrait model : manfaatkan foreground

2. Tips foto portrait model : Manfaatkan foreground
by Enche Tjin on Maret 15, 2013
Foto portrait secara tradisional berbeda dengan foto landscape berkenaan dengan ruang tajam. Di foto landscape, fotografer biasanya memilih bukaan kecil seperti f/8-f/16 supaya ruang tajamnya luas. Tapi di foto portrait, fotografer biasanya menyukai bukaan besar seperti f/1.4-f/2.8 supaya ruang tajam tipis sehingga latar belakang tidak fokus/blur.
Latar belakang yang blur membuat fokus mata tertu ke subjek foto (orangnya) daripada lingkungannya. Selain memblurkan latar belakang, kita juga bisa memblurkan latar depan untuk memberikan kesan tiga dimensi. Di foto dibawah ini, saya menempatkan model dibelakang kumpulan bunga di taman.
Kunci sukses untuk foto semacam ini adalah jangan sampai bagian wajah subjek terhalang oleh bunga/daun dan pakailah lensa telefoto/jarak fokus panjang, sehingga antara subjek dan latar belakang terlihat lebih dekat daripada kondisi aslinya. Supaya fokus pemirsa terpusat ke subjek bukan ke bunga, bukaan besar (f/2.8) digunakan untuk membuat foreground tidak fokus.



Ekspresi dan warna pakaian dan make up yang cocok dengan warna bunga membuat foto ini lebih kuat. ISO 320, 1/640 detik, 112mm f/2.8

tips foto model : komposisi

1. Tips foto model: Komposisi
by Enche Tjin on Oktober 8, 2012
Di workshop portrait model kemarin, ada peserta yang menanyakan tentang bagaimana membuat komposisi yang menarik. Menurut saya, komposisi itu tergantung bagaimana apa yang kita ingin ceritakan.
Kita bisa mengkomposisikan secara ketat dengan hanya mengikutsertakan wajah model saja, atau mengikutsertakan lingkungan sekitar. [Baca juga rasio wajah]. Untuk komposisi yang wajah yang ketat saja, posisi wajah dan mata adalah sesuatu yang penting. Biasanya saya mengikuti aturan sepertiga (rule of thirds). Saya menghindari memposisikan wajah di tengah-tengah karena nanti jadinya seperti pas foto. Contohnya seperti di bawah ini:




Di close-up ini, wajah model diposisikan agak ke kanan mengikuti aturan sepertiga. Cahaya dari latar belakang memberikan kesan dimensi dan tekstur. Pencahayaan utama ke wajah adalah flash+payung dari sebelah kiri atas. Dengan adanya sinar lampu kilat di tempat yang tertutup, mata model menjadi lebih hidup karena ada pantulan cahayanya. Model: Auorellia Inez.
Untuk komposisi subjek foto beserta lingkungannya, yang penting diperhatikan adalah latar belakang jangan ada hal-hal yang mengganggu perhatian. Misalnya ada turis lewat, atau hal-hal yang tidak nyambung dan merusak estetika, contohnya sampah.


Di foto yang ini, saya memasukkan lebih banyak latar belakang untuk menceritakan suasana / lingkungannya. Banyak orang lalu lalang di bagian belakang, sehingga saya harus sabar menunggu momen yang tepat. Pencahayaan alami dari matahari.
Setelah menguasai teknik dan setting kamera, komposisi memang menjadi momok yang cukup menakutkan bagi fotografer pemula. Tapi jangan kuatir, semua ini bisa dipelajari. Saran saya adalah terus berlatih, banyak melihat foto-foto yang bagus dan praktik. Bersabarlah, karena mempelajari komposisi ini 50% teori, 50% dari pengalaman. Alhasil, lama kelamaan mata dan feeling kita akan semakin jeli dan terasah.